Obrolan Gak Sengaja Dengan Pendaki

10.50 Heru Joherujo 0 Comments

Yes Outdoor : Bagi sebagian besar orang yang demen mendaki gunung, saat bepergian ke suatu tempat tak jarang mereka akan menyempatkan diri untuk sebisa mungkin singgah di salah satu gunung yang bisa di daki.

Contohnya saya :) ketika ada tugas luar kota dan kebetulan tak jauh dari sana ada gunung, biasanya akan menyempatkan diri untuk mendaki meski harus "tek tok" alias naik, terus turun, seperti naik gunung Guntur yang biasanya membutuhkan waktu sehari pp. Kalau di Jawa ya seperti ke gunung Merapi, Lawu, Slamet dll.

Seperti halnya belum lama ini kebetulan ketemu sekelompok anak muda yang menghadiri sebuah  acara sohib mereka di sekitar ibukota. Entah kurang info atau memang mereka gak tahu.

Ceritanya setelah menghadiri acara, tiga orang ini berniat untuk mendaki gunung Gede. Gak sengaja juga sih mereka nanya kereta arah Bogor. Sontak aja saya tunjukkan yang kebetulan juga akan menggunakan kereta yang sama.

Tanpa ragu saya tanyakan, "Mau pada kemana ini?" Jawab salah satu dari mereka "Mau naik Gede bang!" Sempat tercengang sebentar. Kemudian obrolan lanjut



Saya : Udah punya simaksi?
Pendaki : Nanti aja langsung disana!

Saya : Oh, untuk gunung Gede Pangrango tidak bisa begitu. Kita harus mengurus simaksi sebelumnya.... bla bla bla
Pendaki : Oh, begitu ya bang? Kok ribet ya?

Saya : Ya itulah aturannya. Biar tertib dan bisa terdata pendaki dan kuota yang ditetapkan mungkin... bla bla bla
Obrolan tetap berlanjut, termasuk tentang jadwal buka tutup pendakian di gunung Gede - Pangrango. Karena memang tidak buka sepanjang tahun dan bebas mendaki disana. Biar singkat, klik Cek jadwalnya ya!



Karena saat status Closed, tidak mungkin mendaki ke gunung Gede - Pangrango di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, akhirnya saya sarankan ke mereka  untuk ganti destinasi gunung sekitar Jawa Barat yang kebetulan ada juga teman yang mau menemani ketiganya mendaki.

Akhirnya jadilah mereka mendaki gunung di Jawa Barat, meski tidak sesuai dengan Plan A mereka, setidaknya hasrat untuk mendaki bisa tersalurkan. Memang terkadang perjalanan tidak selalu sesuai dengan apa yang kita rencanakan. Yang penting kita harus tetap memiliki management perjalanan yang baik.

Haha.. jadi ingat juga dengan khutbah singkat saat pendakian gunung Gede - Pangrango.

Nah berkaca pada pengalaman tersebut, sekali lagi kita harus benar-benar mencari tahu informasi yang akurat terkait dengan status ( buka / tutup ) gunung yang ingin kita daki, apalagi jika itu cukup jauh jaraknya.

Baca Juga Yang Ini

0 komentar:

Silahkan meninggalkan jejak disini bro & sist :)