03 Maret 2015

Perhatikan Bekal Makanan Saat Mendaki Gunung

Yes Outdoor : Mendaki gunung adalah sebuah aktivitas berat yang memerlukan kekuatan fisik dan mental. Karenanya tidak semua orang bisa melakukan aktivitas ini, terlebih untuk gunung yang memiliki tingkat kesulitan tinggi dan menghabiskan banyak waktu untuk mencapai puncaknya.

Tak peduli  kita akan mendaki gunung mana, salah satu faktor yang pasti jadi pertimbangan adalah  memilih makanan yang akan kita bawa. Hal ini berkenaan dengan kebutuhan energi, selera dan tentunya sukses tidaknya pendakian yang kita lakukan.

Energi 
Ketika kita melakukan pendakian gunung maka kebutuhan energi bisa meningkat hingga 50% dari kondisi normal. Jadi, pertimbangkan untuk membawa bekal makanan yang kandungan energinya tinggi.

Salah satu faktor yang bisa menghambat kita membawa makanan dengan energi tinggi adalah beratnya. Jika berat atau volume makanan itu kemudian jadi persoalan, coba manfaatkan makanan dengan kepadatan energi yang tinggi seperti cokelat, kacang-kacangan, biskuit, dan lain-lain.

Sebisa mungkin kita merasa nyaman ketika melakukan perjalanan pendakian gunung, karena tingkat kenyamanan akan berpengaruh pula pada kesuksesan kita untuk mencapai puncak. Faktor yang berpengaruh antara lain beban yang dibawa dan juga cara packing. Jadi perhatikan itu :)

Jenis Makanan
Saya suka membawa makanan yang terdiri dari bermacam ragam. Ada buah, daging, coklat, susu, kopi, teh dan lainnya.

Untuk itu kita bisa berfantasi atau membayangkan perjalanan dan menentukan kira-kira menu apa saja yang cocok untuk kita bawa. Tentunya harus sesuai dengan selera kita.

Dengan makanan yang beraneka ragam, kita juga tidak akan merasa bosan dengan menu yang itu itu mulu.

Mudah disimpan. 
Sekali lagi perhatikan makanan yang akan kita bawa, jangan memilih makanan yang susah dipacking.

Untuk jenis makanan tertentu seperti gula, permen, kopi dll sebaiknya kita sediakan wadah khusus. Hal ini untuk mengurangi kemungkinan kita meninggalkan sampah dihutan. Maklum rata-rata kesadaran kita akan kebersihan lingkungan kan masih kurang? Buktinya digunung-gunung banyak sekali sampah yang kita temukan.

Nah dengan menempatkannya dalam wadah khusus, akan bisa membuat kita sayang jika harus membuang wadah tersebut. Karena selain beli mahal, wadah itu bisa kita pakai dilain waktu.

Mudah disiapkan
Usahakan bahan makanan yang dibawa ini mudah untuk disajikan dan tidak boros bahan bakar jika harus dimasak, apalagi jika kita hanya membawa peralatan masak/makan sekedarnya. Kalau bisa yang prosesnya dibawah 15 menit dah.

Berat Makanan
Penting bagi kita untuk  membawa makanan  sendiri. Jika memungkinkan, pilih tipe dryfood, yang akan meringankan beban yang kita bawa. Jika kita kebagian jadi super porter yang tugasnya membawa alat dan bekal tim, maka kita wajib mengemasnya/packing dengan benar. Kalau perlu coba dulu kenyamanannya sebelum berjalan.

Budget
Budget untuk mendapatkan makanan tentunya bergantung pada jauh dekat dan lama perjalanan kita. Makanya kita harus bisa menghitung lama perjalanan yang akan kita lakukan dan memahami karakter medan yang akan kita lalui, karena itu akan mempunyai kaitan yang erat dengan bekal makanan yang akan kita konsumsi.

Dari sekian banyak pertimbangan yang kita lakukan tentang bekal yang akan kita bawa, cara mengemasnya, jenisnya, beratnya, kandungan gizi dan jenisnya, masih ada hal lain yang juga layak kita pertimbangkan. Apa itu?

Nutrisi yang seimbang
Pasokan nutrisi yang seimbang akan mempertahankan performa kita di lapangan, baik secara fisik maupun mental. Dalam perjalanan panjang, pertimbangkan untuk menggunakan multivitamin dan suplemen mineral.

Mungkin makanan ini bisa jadi pertimbangan :

  1. Selai kacang atau selai lain menurut selera
  2. Keju
  3. Choklat Batang/bar
  4. Apple, jeruk, pisang
  5. Cracker, biskuit.
  6. Corned Bieff atau Tuna Kaleng
  7. Bubur instant
  8. Kopi
  9. Teh
  10. Susu
  11. Madu
  12. Minuman penghangat tanpa alkohol
  13. Suplement


Nah tiap orang pasti punya selera dan keinginan serta fantasi sendiri tentang bekal yang  akan dibawa. Tapi meskipun berbeda tapi tetap harus sesuaikan dengan kadar nutrisi dan energi yang dihasilkan.

1 komentar:

Silahkan meninggalkan jejak disini bro & sist :)