24 Maret 2015

Mendaki Siang Atau Malam? Mana Yang Terbaik?

Yes Outdoor : Mendaki, melintas bukit, berjalan letih menahan berat beban. Apa yang ada dibenak kita ketika membaca sepenggal bait dari lagu Mahameru?

Sepertinya gak ada yang enak ya? Udah mendaki, melintas bukit dengan beban dipundak dan harus terus berjalan meski badan dan kaki berasa letih.

Ups.. pada kenyataannya gak selalu menyedihkan begitu kok. Karena yang paling menyedihkan, kata teman saya adalah ketika mendaki gunung Sindoro, kehujanan, kena serangan badai. Ketika istirahat malam dalam tenda, tertidur-pun mimpi.


Bukan mimpi yang indah sepertinya, tapi mimpi "Mencari rumput dan kayu bakar yang harus dipikul dengan beban yang berat!" Haha.. udah mendaki capai kehujanan kena badai, malah dapet bonus mencari kayu bakar & rumput. Apes.. :) Ah, sudahlah!

Sekarang kita bahas judul diatas "Mendaki Siang Atau Malam? Mana Yang Terbaik". Sebuah pilihan yang umum kita jumpai dalam suatu pendakian. Bisa siang bisa malam. Lalu apa sih yang perlu diperhatikan ketika harus memilih salah satunya?

Mendaki Siang Hari
Pendakian siang ini biasanya dilakukan mulai pagi hari setelah matahari terbit. Sebelum melakukannya biasanya kita sedikit warming up untuk meregangkan otot-otot. Mulai perjalanan,mennyusuri setapak yang ada dengan pemandangan yang tersaji dan bisa kita nikmati dengan sepasang mata kita.
Pagi yang cerah di Pos Plawangan gunung Slamet, sarapan pagi setelah istirahat malam
Kelebihan

  1. Bisa menikmati pemandangan alam
  2. Jalur atau track pendakian lebih jelas terlihat
  3. Jika harus istirahat atau mendirikan tenda, kita lebih mudah untuk menemukan tempatnya
  4. Untuk yang penakut :) tentunya merasa lebih aman
  5. Punya cukup waktu untuk menyiapkan camp ketika harus istirahat untuk bermalam
  6. Untuk gunung-gunung tertentu bisa memilih waktu ngecamp dengan pemandangan terbaik saat sunset
  7. Bisa menikmati sunrise pada pagi hari setelah istirahat malam


Kekurangan

  1. Lebih boros air, karena berjalan siang umumnya kita lebih cepat haus, sementara ketika kita mendaki gunung itu gak boleh kehabisan air
  2. Bisa menimbulkan stress ketika dihadapkan pada medan yang monoton ataupun yang terjal
  3. Untuk sebagian pendaki, akan berasa lebih cepat capek

Pendakian Malam Hari
Pendakian malam hari biasanya dipilih oleh sekelompok pendaki yang ingin mengejar sunrise atau mengejak waktu. Biasa disebut tek tok. Sekarang naik, besok sudah turun. Meraka yang memilih pendakian ini umumnya adalah para mahasiswa yang waktunya harus berbagi dengan jadwal kuliah.

Maka gak jarang, pulang pulang kuliah langsung menuju lokasi pendakian. Sampai basecamp, mengurus simaksi, istirahat sebentar, lanjut mendaki :) (Itu yang pernah saya lakukan, juga teman-teman mapala ataupun sispala, alias siswa pecinta alam dari kalangan siswa sekolah menangah tingkat atas, termasuk smk)

Ingat, jika harus mendaki malam kita harus selalu memperhatikan cuaca yang ada saat kita mendaki. Mintalah informasi sebanyak mungkin dari pos pendakian/basecamp update cuaca terbaru.

Kelebihan

  1. Biasanya lebih hemat air
  2. Konon pendakian berasa lebih cepat, tak terasa tiba-tiba sudah mau puncak
  3. Saat melihat jam menunjukkan pukul 04:00 semangat akan terpompa kembali meskipun tadinya sudah mulai letih karena ingin cepat-cepat sampai puncak dan menikmati sunrise
  4. Jalur yang gelap mengurangi tingkat stress karena tidak semuanya kelihatan. Disini para pendaki pendaki dihadapkan pada batas pandangan mata yang dibantu oleh lampu senter atau headlamp. Meskipun sebenarnya jalur yang dilalui itu terjal dan curam serta membosankan, tapi karena suasana gelap, mereka tidak terlalu terpengaruh.

Kekurangan

  1. Tidak bisa menikmati pemandangan alam tapi jika beruntung bisa menikmati  pemandangan lampu atau bintang dan bulan
  2. Track yang bisa diamati terbatas, jadi harus ektra waspada selama mendaki
  3. Ketika terjadi hujan atau badai, kita akan sulit untuk mencari lokasi berteduh dan mendirikan tenda, apalagi pada area yang rapat
  4. Untuk pendaki yang takut kegelapan, bisa jadi sebuah perjalanan yang mencekam
  5. Jika terjadi kecelakaan biasanya lebih sulit dalam evakuasi atau pertolongan pertama
  6. Keterbatasan oksigen
  7. Kemungkinan terkena AMS (Accute Mountain Sickness) lebih besar
  8. Waktu istirahat sangat terbatas, bahkan hampir tidak ada. Akibatnya senin pagi kesiangan dan gak masuk kuliah :) ups... #Keceplosan

Namun demikian pendakian siang atau malam hari yang kita pilih, kewajiban kita adalah mempersiapkan segalanya dengan sebaik mungkin. Peralatan, Perlengkapan, Manajement waktu dan sebagainya.

Satu hal lagi, kita harus bisa mendaki siang ataupun malam dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Maka pelajari keduanya dan sekali lagi persiapkan pendakiannya sebaik mungkin.

Tujuannya adalah untuk keberhasilan dan keselamatan pendakian yang kita lakukan.


0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan meninggalkan jejak disini bro & sist :)