07 Mei 2014

Sate Pak Pong - Sate Klatak Imogiri

Yes Outdoor :Coba  mengekspose  sesuatu yang bukan berupa kegiatan naik turun gunung, rock climbing, cycling de el el tapi bisa jadi ada hubungannya dengan tema kegiatan outdoor. Langsung aja kali ini kita sajikan tentang kuliner :) yang didapat dari kisah Mr Big

Aku takkan pernah berhenti
Akan terus memahami, masih terus berfikir - See more at: http://music.yess-online.com/cobalah-mengerti#sthash.I7Fe4IHw.dpuf
Kalau warung sate jualan sate, jualan gulai dan jualan tengkleng itu biasa. Tapi kalau warung sate jualan sate "klathak" kayaknya hanya ada di Warung Sate Pak Pong Jl. Imogiri.

Buat temen-temen yang kebetulan lagi ke Jogja dan gemar  makan sate kambing, sepertinya belum lengkap kalau belum mencoba sate klathak. Kalau biasanya sate dibakar dengan tusukan bambu, sate klathak dibakar dengan jeruji sepeda. Kalau sate biasanya dihidangkan dengan bumbu kecap, maka sate klathak ya dimakan begitu saja tanpa nasi dan tanpa bumbu kecap. Rasanya gurih, mungkin bumbunya bawang putih plus garam sebelum dibakar. Kelebihan sate ataupun sate klatak Pak Pong adalah kambingnya masih muda sehingga daging relatif empuk. Karena laris begitu mau habis, langsung motong kambing saat itu juga (mungkin stok kambing muda sudah ada di kandang ya?), otomatis dagingnya seger.

Cuma ada kekuranganya, bagi yang tidak sabar antri ya jangan ke sini. Pas malam minggu kemarin sekitar jam 9 malam ada pengunjung yang marah-marah, gara-garanya minta tambah nasi tapi mungkin pelayannya kelupaan. Akhirnya dia marah-marah, sambil mengatakan kalau yang dia ajak adalah tamu dari Jakarta. Makanya siap-siaplah untuk agak lama dilayani.

Pendapat saya tentang harga relatif murah, cuma dari sisi volume/isi tiap porsinya menurut saya terlalu sedikit. Makanya kalau mau pesen sekalian 2 porsi per orang atau pesennya misalnya 1 porsi sate, satu porsi sate klatak (1 porsi = 2 tusuk), 1 porsi tongseng atau kalau mau iseng makan balungan ya ada tengkleng. Tapi harus ingat setelah makan penyakit magh bisa kumat ( mah mamah...he he he ). Minuman khasnya kalau ada teh tubruk gula batu. Biar nggak marah-marah seperti kejadian di atas sebaiknya kalau mbawa rombongan ya sangu makanan kecil dan beli buah untuk menetralisir (menetralisir kalau antri lama atau biar makanan kita seimbang, ada sate ada buah kan jadi sehat).

Lokasinya Dari terminal Giwangan ke arah Imogiri kurang lebih 4 km (lampu merah belok kanan kurang lebih 300 m kanan jalan)
Alamat : Jl. Imogiri Timur Km 7, Jejeran, Wonokromo, Pleret HP 085 629 39093


Ini foto dari depan, ada no HP biar nggak nyasar


Salah seorang "petugas" sedang membakar sate klatak yang mau dibawa pulang
(makanya nggak pakai jeruji, tapi pakai tusuk bambu)

Inilah "Sate Klatak", 1 porsi 2 tusuk, piringnya ukuran kecil


 satu porsi tongseng (isinya sedikit kan?), 3 porsi sate klathak plus bumbu kecap



 Tengkleng "balungan" Pak Pong bisa meredam emosi, apalagi kalau dikasih ke supporter bonek
pasti mereka suka banget dan dijamin tidak ngamuk

.

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan meninggalkan jejak disini bro & sist :)