27 September 2013

Tumbuhan Ini Sangat Kokoh dan Bisa Hidup Ditempat Ekstrim

Yess Outdoor : Jika membaca judul artikel ini mungkin ada sebagian yang penasaran dengan maksud dari title yang memang sengaja saya pilih ini.


Cantigi tumbuh disekitar kawah & batuan
Lalu, tumbuhan apa sih yang dimaksud? Hehe, tidak lain adalah Cantigi, tumbuhan yang mungkin asing atau mungkin juga tidak asing dengan kita tapi sedikit yang tau itu adalah cantigi.

Bagi para aktivist pendakian gunung pasti seringkali menjumpai tumbuhan ini ditempat-tempat yang tinggi diatas 1500 mdpl.

Tumbuhan dengan daun kecil berwarna hijau - kemerahan dan tampak kokoh dalam menahan terpaan angin dan dinginnya udara bahkan ditempat dimana kita sulit menemukan jenis tumbuhan lain, cantigi masih bisa hidup dan bertahan.

Ssst.. ternyata tumbuhan cantigi ini masih memiliki turunan kerabat dengan  buah-buahan berry yang selama ini kita kenal seperti bilberry, huckelberry, blueberry, cranberry, dan berbagai buah beri utama lainnya di dunia selain yang berasal dari genus Rubus spp. dan Ribes spp.

Cantigi memiliki daun dan bunga yang terus tunbuh sepanjang tahun, tidak tergantung musim.

Dengan kekuatan yang ditopang oleh akarnya, cantigi mampu menghidupi dirinya meskipun berada ditempat yang ekstrim dan keterbatasan nutrisi pada media tanah tempatnya tumbuh, seperti sekitar kawah atau puncak gunung berapi.

Jika selama ini kita lebih akrab dengan edelweis yang bahkan sering menjadi tranding topik dibeberapa forum karena keanggunan dan daya tahan bunganya sampai disebut bunga abadi.

Meskipun begitu, cantigi tetaplah menjadi tumbuhan yang saya suka ketika telah melihatnya, selain edelweis. Kenapa? Karena dari tempat itu kita bisa menerka sampai dimana kita telah berjalan.

Bahkan cantigi juga memiliki daun dan buah yang bisa kita makan. Kalau penasaran dan pingin mencicipi, silahkan pada kesempatan pendakian nanti, kita mencicipi menu daun dan buah cantigi, khususnya yang berwarna ungu karena rasanya.. cleguk...

Oh iya, nama kerennya cantigi adalah Vaccinium Varingiaefolium.

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan meninggalkan jejak disini bro & sist :)