07 Juni 2017

Tips Mendaki Saat Berpuasa

Yes Outdoor : Mendaki gunung memang menjadi sebuah aktivitas yang unik, dalam arti kita yang gemar dengan pendakian kadang tidak ada alasan untuk libur dan ketika hasrat untuk mendaki datang, meskipun di bulan puasa sekalipun kita seolah-olah harus melakukan pendakian tersebut. Alamaak.. hehe..

Paling tidak hal itu berlaku untuk saya pribadi,  tapi dulu ya :) sekarang udah lebih jinak haha.. Tulisan ini mungkin berhubungan dengan bulan ramadhan tahun ini, jadinya ya kita bahas, siapa tahu ada yang lagi merasakan pengin naik gunung di bulan ramadhan hehe..

Naik gunung bukanlah menaklukkan alam, tetapi menaklukkan diri sendiri

Sah-sah aja mendaki di bulan ramadhan, tapi sebagai seorang muslim harus memperhatikan berbagai aspek, agar kita tetap bisa menjalankan ibadah puasa. Berikut ini beberapa yang bisa jadi pertimbangan :

1. Fisik dan mental yang prima
Sudah bukan rahasia lagi kalau fisik dan mental memiliki peran vital saat kita melakukan pendakian. Jika salah satunya tidak prima lebih baik urungkan niat untuk mendaki.
Gunung Andong

2. Perlengkapan,  Peralatan dan Perbekalan
Jika fisik dan mental kita siap, selanjutnya kita wajib membawa serta perlengkapan dan peralatan sesuai standar. Jangan lupa packing dengan benar.

3. Tentukan Gunung Yang Akan Didaki
Dalam menentukan pilihan gunung yang mau didaki, sebaiknya kita memilih gunung dengan kriteria :

  • Track bersahabat, tidak terlalu banyak tanjakan
  • Waktu pendakian yang tidak terlalu lama
  • Memiliki pemandangan yang indah
Pilihlah misalnya adalah gunung Prau, Papandayan, gunung Andong, Ungaran dll.

4. Menentukan Waktu Pendakian
Kita harus bisa memilih waktu pendakian terbaik. Pendakian siang atau malam. Pilihlah waktu pendakian yang tidak mengganggu puasa kita. Biasanya saat selepas maghrib hingga menjelang subuh.

Diluar itu, sebaiknya kita beristirahat dengan hanya melakukan aktivitas ringan. Ada baiknya kita manfaatkan waktu istirahat tersebut untuk kegiatan yang ada hubungannya dengan ibadah, dan mendekatkan diri dengan Allah SWT sang pemilik alam.

5. Mendaki Bersama Teman
Usahakan untuk tidak mendaki sendiri, apalagi di bulan puasa. Kita akan membutuhkan teman untuk saling berbagi dan mengisi waktu selama pendakian. Lakuakn pendakian dengan minimal 3 orang, yang sama-sama berpuasa dan bisa saling menyemangati.

6. Nikmati perjalanan
Salah satu cara untuk sukses dalam pendakian adalah dengan menikmati perjalanan tersebut. Gak perlu kita memaksakan untuk cepat sampai yang ujung-ujungnya hanya menguras fisik.

Nikmatilah perjalanan sambil men-syukuri anugerah sang pencipta atas pemandangan alam yang indah ini.

Pastikan kita mendaki gunung dengan selalu memperhatikan faktor safety, sehingga perjalanan kita tetap aman dan nyaman.

17 Mei 2017

Mau Mendaki Gede - Pangrango? Cek Jadwalnya

Yes Outdoor : Banyak orang ingin mendaki gunung Gede - Pangrango yang masuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Gede - Pangrango dengan berbagai alasan.

Salah satunya adalah keindahan alam yang terjaga, cenderung lebih dekat, khususnya untuk yang ada di seputar Jabodetabek, Jabar dan Serang. Tapi banyak juga mereka ingin mendaki kesana dengan alasan lainnya.

Bahkan teman-teman yang lokasinya jauh juga banyak yang ingin kesana, meskipun dikenal ketat dalam perijinan pendakiannya.


Kita tidak bisa setiap saat mendaki ke gunung Gede - Pangrango, karena memang ada suatu sistem berjalan tentang buka / tutup pendakiannya.

Seperti Apa Jadwalnya ?

1. Tutup 31 Januari,Pebruari dan Maret
2. Buka 1 April sampai Bulan Juli
3. Tutup 1 Agustus ( 1 Bulan )
4. Buka 1 September sampai 31 Desember 

Nah kurang lebih seperti itu sistem buka / tutup pendakian di Gede - Pangrango. Jadi kalau mau mendaki kesana, ikuti aja sistem yang berjalan.

Sebisa mungkin jangan melakukan kegiatan pendakian diluar waktu pendakian resmi, apalagi main tikus-tikusan cari jalan tikus.

28 April 2017

Baksos Bersama LJSK - Penggiat Alam Bebas Berbagi Senyuman

Yes Outdoor : Penggiat aktivitas outdoor memang tidak selalu harus aktif dalam kegiatan petualangan outdoor. Sebenarnya para penggiat aktivitas outdoor juga dikenal sebagai pribadi yang memiliki jiwa sosial tinggi.

Salah satu contohnya adalah mereka yang tergabung dalam LJSK, tak hanya aktif dalam kegiatan dan petualangan outdoor, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial dan lingkungan hidup di masyarakat.

Sudah cukup banyak kegiatan mereka, yang terbaru dan akan dieksekusi  adalah bakti sosial dalam pengecetan Taman Kanak-kanak.

Baksos Bersama LJSK - Penggiat Alam Bebas Berbagi Senyuman

Mungkin ada yang mau berpartisipasi dalam kegiatan yang akan mengambil tema PENGGIAT ALAM BEBAS BERBAGI SENYUMAN ?

Berikut ini berita dari mereka :

Untuk yang mau berpartisipasi ikut BAKSOS bersama ditunggu kehadirannya.


Don't Miss It...!!!

# salambaksos

Assalammu'alaikum Wr. Wb

Salam Teman-teman. Kami (Keluarga LJSK) mengajak teman-teman semua untuk ikut berperan serta dalam acara Bakti Sosial.

Tema Kegiatan :

PENGGIAT ALAM BEBAS BERBAGI SENYUMAN


Waktu Pelaksanaan : Jum'at - Sabtu, 05-07 Mei 2017.

Lokasi :  TK RA AL-FALAH

Alamat :

Kp.Pasanggrahan, Rt 03/01, Manggung Jaya, Rajapolah - Tasikmalaya


Schedule Pelaksanaan Kegiatan :


Jum'at, 05 Mei 2017

*15.30 - 16.00 MePo (SEKRE CADAS)

* 16.00 - 16.30 berangkat menuju lokasi (Sambutan dan Persiapan BAKSOS)

Sabtu - Minggu, 06 - 07 Mei 2017

* Pelaksanaan BAKSOS (Pengecatan/­Melukis)

Kami juga membuka tangan seluas-luasnya bagi teman-teman yang ingin berpartisipasi secara langsung  ataupun tidak langsung.

Jika ingin menyumbang barang berupa Cat atau dapat langsung diberikan saat hari H dan diminta untuk konfirmasi nya terlebih dahulu.

Untuk informasi dan  konfirmasi  dapat menghubungi team LJSK dibawah ini :

* Alan Jungle : 087826254097

* Putra Galunggung : 082321017400

* N-cHo Supriadie : 082319623355

* Hidir Angga Perbata : 082315722388

* Unay Gobang Gocir : 081323810319

* Badai Kelana : 085797954496

* Agung Suragung : 083827223411

* Desur : 082285761890

* HUH Angox : 083817138797

Jika ada hal yang perlu di tanyakan, silahkan menguhubungi di nomor yang disebutkan.

Wassalammu'alaikum Wr. Wb
.

26 April 2017

Arung Jeram DI Ciamis Yuk

Yes Outdoor : Salah satu olahraga outdoor yang banyak digemari orang karena sensasi yang diperoleh serta bisa membuat fikiran dan tubuh menjadi segar kembali setelah jenuh dengan berbagai aktivitas rutin adalah arung jeram.

Yap.. arung jeram selain olahraga, juga ( bisa jadi ) merupakan aktivitas wisata air yang memang bisa membuat kita kembali relax dan bahkan bersemangat. Banyak tempat yang bisa dipilih untuk melakukan olahraga yang satu ini.

Tapi jika itu di Ciamis, sepertinya belum banyak orang yang tahu. Untuk itu, sekalian mandi, mari kita nikmati jeram menggunakan perahu karet dengan orang-orang tercinta, karena pada 1 Mei nanti ada kesempatan emas nih untuk melakukannya.

Arung Jeram di Ciamis

Penasaran dan ingin tahu lebih detil tentang arung jeram ini? Dapatkan informasinya di

BBM : 540BF79A
WA : 0838.2020.9696
IG : giw.megiw

Atau bisa juga langsung menuju ke skretariatnya di Jl. Tentara Pelajar No. 46 Ciamis.

21 Maret 2017

Open Trip Pendakian Ke Puncak Gunung Galunggung

Yes Outdoor : Adakah yang pernah ke Galunggung? Pernahkan mendaki ke puncaknya? Mungkin banyak yang sudah pernah ke Galunggung, tapi sekedar menikmati danau kawahnya saja, karena jalur pendakian untuk sampai ke puncak gunung Galunggung memang tidak terlalu familiar. Khususnya untuk orang-orang diluar Tasikmalaya dan Garut.

Nah jika kalian ada yang penasaran ingin bisa mencapai puncak gunung Galunggung, Yes Outdoor kasih bocoran nih.

Kebetulan teman-teman kita yang dimotori oleh Kang Agus N'cho, Baihaqi dan Jahe akan mengadakan open trip ke puncak gunung Galunggung.


Catat tanggalnya, 1 - 2 April 2017  yang bertepatan dengan hari Sabtu dan Minggu, dalam event Ngaprak Ngarayap Naek Ka Puncak Gunung Galunggung.



Jika kita mengikuti event dengan kuota terbatas ini, maka akan dibawa untuk menikmati keindahan :

  • Puncak Beuti Canar ( puncak gunung Galunggung )
  • Kawah Sa'at
  • Talaga Bodas
  • Curug Hanoman
Dengan kuota terbatas untuk 15 orang dan biaya registrasi sebesar Rp.150.000 tentunya amat sayang jika dilewatkan begitu saja. Asli deh :) Karena kita akan mendapatkan fasilitas :

  • Transport (Antar "Cisayong" - Jemput "Rajapolah")
  • Kaos
  • Stiker
  • Guide (BAYAWAK DARAT & TEAM)
Meet Point : SEKRE CADAS , Jl.Leuwidahu (Pintu Rel KA) Indihiang - Tasikmalaya.

Jika berniat dan mendaftarkan diri pada event ini, agar jangan lupa pada hari Jum'at Malam Tanggal 31 MARET 2017, Pukul 20.00 WIB sudah siap untuk berangkat & kumpul di Sekre Cadas.

Info selengkapnya bisa diperoleh dari :

  • N-cHo : 082319623355 / D7E48415
  • Baihaqi : 085797954496 / 5814C361
  • Jahe : 0895326091622 / D637588F



03 Maret 2017

Kursus Singkat Rapperling Smart


Yes Outdoor :Masih ada kesempatan nih untuk ngikutin kursus singkat rappeling.

Kegiatan yang mengambil tema Kursus Singkat Rappeling Smart ini akan mengambil lokasi di kawasan hutan Talaga Bodas, Garut.

Kegiatan ini adalah salah satu dasar bagi yang akan mengikuti LJSK Season III - Vertical Rescue FULL.

Yuk simak detil infonya


KURSUS SINGKAT “RAPPELING SMART” 2017

Diselenggarakan untuk modal dasar pengetahuan rekan-rekan sebelum memasuki gelaran L.J.S.K Season III VERTICAL RESCUE FULL, kami mohon partisipasinya dalam acara ini.

MATERI  
1. Pengenalan Alat Rappeling dan
Fungsinya,
2. Tali-Temali,
3. Management Anchoring,
4. Praktek Rappeling

PESERTA :

Pendaftaran dibuka secara umum
(pendaki pemula, freeland, sispala, kpa,
dan penggiat alam bebas lainnya)

Kuota maksimal 100 orang

PERSYARATAN PESERTA :
1. Berusia min. 18 Tahun,
2. Sehat Jasmani dan Rohani,
3. Memenuhi Standart Operasional
Procedure (S.O.P) alat Camping,u
membawa alat camping sendiri, dan alat
tulis,
4. Melengkapi Administrasi,
a. Mengisi dan Memberikan kembali
formulir pendaftaran kepada panitia
b. Melunasi administrasi pendaftaran
(IDR Rp. 65.000,-/orang)
Rek. BCA 0540719136 a/n RAHMI
RAHMANI
5. Photo Copy kartu identitas (KTP, SIM,
atau Kartu Pelajar) sebanyak 1 Lembar.

WAKTU DAN LOKASI KEGIATAN :
Hari Sabtu – Minggu, 25 – 26 Maret 2017
Pukul 08.00 WIB s/d selesai, di kawasan Hutan Talaga Bodas
Kabupaten Garut.

PENDAFTARAN :
1. BaseCamp CADAS, Jl. Leuwidahu pintu
Rel Kota Tasikmalaya, CP: Alan Jungle
(087826254097)
2. NARAYANAOUTDOOR RENT, Jl.
Mangunreja (Samping Polres) Kab.
Tasikmalaya,
CP: Desur (082285761890)
3. Basecamp OI GALUNGGUNG, Jl.
Sindangwakap Kec. Sukaratu
Kab.Tasikmalaya,
CP: Ari Galunggung (085322114041)

TECHNICAL MEETING :
BaseCamp CADAS, Jl. Leuwidahu pintu
Rel Kota Tasikmalaya
Sabtu, 25 Maret 2017 pukul 15.00 WIB.

FASILITAS :

1. Stiker Kegiatan
2. Sertifikat Kegiatan
3. Tali Perusik

BATAS AKHIR PENDAFTARAN :
Hari/Tanggal : Jumat, 24 Maret 2017
Waktu : 17.00 wib

CONTACT PERSON :
Alan Jungle (087 826 254 097)
Putra Galunggung (WA 082 321 017 400/
Pin d451ab1a)
Desur (082 285 761 890)
Ncho (WA 082 319 623 355)
Agung (083 827 223 411)

23 Februari 2017

Pendakian Ke Gunung Merapi Akan Dibuka Jalur Baru

Yes Outdoor : Menarik sekali rasanya ketika ada informasi pembukaan jalur baru untuk bisa mendaki ke suatu gunung. Gak peduli udah berapa kali kita mendaki gunung tersebut.

Yang jelas dengan adanya jalur pendakian baru akan ada keuntungan juga, yang salah satunya adalah populasi pendaki yang terpusat pada satu jalur jika gak ada jalur alternatif lainnya.

Kebetulan nih, dari info yang ada, di gunung Merapi akan dibuka jalur baru pada Mei tahun ini. Jalur baru tersebut nantinya akan melewati Sapuangin di Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Nah untuk yang suka perjalanan panjang, bisa coba deh jalur ini. Kenapa? Karena jarak tempuh yang lumayan lama. Sekitar 9 - 14 jam melewati 4 Pos pendakian yaitu yaitu posko 1, posko 2 untuk area camping, posko 3 di Watu Bolong, dan posko 4 di Pasar Bubrah.

Jalur Sapuangin

Jadi selain bisa melalui jalur Selo di Boyolali, tahun ini kita juga akan bisa mendaki merapi melalui jalur Sapuangin tersebut. Jelas ini akan bisa membuat konsentrasi pendaki terbagi tidak hanya pada satu jalur ( Selo ) saja untuk naik dan turun seperti saat ini, pasca erupsi 2010 yang menutup jalur-jalur pendakian lainnya, seperti jalur pendakian via Kinahrejo.

Gak Cuma Jalur Sapuangin 

Nah, konon kabarnya jalur yang akan dibuka juga tidak cuma jalur Sapuangin, tetapi juga akan menyusul jalur  desa Lendong yang ada di kecamatan Cepogo, masih di Boyolali. Tahu Cepogo kan? :) Itu tuh, jalur yang akan ke Selo jika mendaki Merapi atau Merbabu :)

Jalur Lendong ini nantinya akan difungsikan sebagai jalur rescue.

Back To Sapuangin

Jika akan memilih jalur sapu angin, satu hal yang harus diperhatikan adalah perlengkapan, peralatan dan perbekalan yang sesuai SOP pendakian. Hal ini karena jarak tempuh yang panjang.

Sebagai obatnya, melalui jalur ini kita akan bisa menikmati pemandangan yang indah, track yang lebih bersahabat dan pemandangan kota Yogyakarta pada malam hari serta puncak Merapi yang akan sering terlihat selama pendakian.

Penasaran? Iya deh :)

27 Januari 2017

Mau Dikemanakan Mapala Setelah Kasus UII?

Yes Outdoor :Beberapa hari kebelakang kita dikejutkan dengan sebuah musibah besar yang muncul setelah kegiatan Mapala UII dalam Diksar Great Camping (GC) ke-37 pada 13-20 Januari 2017 di kawasan gunung Lawu memakan korban jiwa dan yang dirawat di rumah sakit.

Ini tentunya ada yang menyimpang dan tidak seharusnya terjadi. Tapi ibarat nasi sudah menjadi bubur, penyesalan tinggal penyesalan dengan bermacam nada getir dan mencibir dari berbagai pihak.

Bukan hanya kepada mapala sebagai organisasi, tatapi kampus, dalam hal ini UII sebagai sebuah lembaga pendidikan. Meskipun rektornya menyatakan mundur tetapi kasusnya tidak berhenti disini.

Tindak kekerasan dalam kegiatan mapala bukan lagi jamannya. Senioritas bukan berarti kebebasan berekspresi & mengeksploitasi junior untuk sekedar kepuasan atau standar yang tidak terukur.


Bukan kekerasan yang harus dikedepankan tetapi kedisiplinan mungkin akan lebih baik. Disiplin yang ditopang dengan semangat dan mental pantang menyerah.

Bagaimana bisa membentuk itu? Ah, tiap organisasi tentu punya caranya sendiri. Tapi kembali menyikapi kasus yang menimpa adik-adik kita di mapala UII, kira-kira akan dibawa kemanakah mapala kita nantinya?

Untuk UII sendiri sudah jelas-jelas membekukan kegiatan mapala termasuk kelembagaannya di kampus. Apa itu sebagai jalan keluar yang bijak?

Hmm.. saat kita sering mengumandangkan kegiatan kepecinta-alaman, tentu pilihan pembekuan bukan hal tepat ( meskipun telah diputuskan sampai waktu yang belum ditentukan ).

Sebagai seorang individu, bisa saja para mahasiswa yang punya minat pada kegiatan kepecinta-alaman dan aktivitas outdoor bergabung dengn sebuah club, komunitas ataupun perkumpulan yang sejenis.

Tapi tentunya sebagai seorang mahasiswa mereka akan ada yang merasa kurang dengan ketidak-hadiran mapala di kampus tempat mereka menimba ilmu.

Tapi kembali lagi ke kasus diatas. Akan dikemanakan mapala kita pada umumnya dan mapala UII secara khusus setelah kasus yang menciderai dan mencoreng nama mapala sebagai suatu lembaga?




02 Januari 2017

Nginep di Merbabu Menjelang Tutup Tahun

Yes Outdoor : Seminggu sebelum hari H mungkin bisa dibilang keputusan nekad mengingat posisi saay masih di Bandung,  saya mengajak beberapa teman dan adik di Gaspala untuk naik Merbabu menggunakan metode tebar racun ke beberapa teman. Hasilnya mereka meng iyakan alias setuju untuk ikut mendaki pada 24 – 25 Desember kemarin.

Saya yang waktu itu masih di Bandung berusaha  mengatur persiapan pendakian,  dengan mengirim list alat, perbekalan, itenary dll ke teman-teman.

Sampai pada waktunya,  24 Desember pagi  hari saya tiba di Kebumen setelah menempuh 8 jam perjalanan darat dari Bandung. Oh ya di Bandung selama lebih dari 2 minggu saya mengikuti pelatihan aktivitas outdoor tuh


Sesampainya di rumah, saya langsung mulai packing dan repair beberapa alat (ngesol sepatu), mandi, dan sampai melewatkan sarapan karena waktu untk berkumpul pkl 8.00
Segera meluncur ke smanda, mampir dulu di toko santoso beli lanting pedes, kering kentang, dan belanja beberapa logistik.

Sampai Smanda ternyata sudah berkumpul Imam Kuncoro dan Septi  Gsp XIX,  Giga Sunyi Llaras  masih berstatus pelajar (Gsp XXV).  Ber 6 kami berangkat dari Smanda menuju basecamp Merbabu dengan naik motor.

Oiya, Imamk juga mengajak teman kuliahnya, si Ahmad dan adiknya. Jadi kami mampir di rumah si Ahmad di desa Balingasal Prembun. Trims untuk jamuan sarapan paginya Maddd!
Pukul 10.00 kami melanjutkan perjalanan ke Magelang  melewati jalan pintas Prembun – Pituruh - Purworejo.

Kurang  lebih 2 jam perjalanan, sampailah kami di Magelang. Setelah isi bnsin di spbu dekat terminal Tidar, kami memutuskan sholat dhuhur di basecamp.

Next kami lanjutkan perjalanan melalui jalanan yang mulai naik dengan suhu udara mulai dingin juga. Tampak Merbabu terlihat di kanan jalan dan Andong di kiri menciptakan sebuah pesona keindahan pemandangan alam yang tak terbantahkan.

Akhirnya sampailah juga kami di Gapura Wekas. Jalur berganti dari aspal ke semen pelur. Dan sekitar jam 13 00 kami sampai di basecamp  dengan selamat sentosa.
Ooiya, di portal sebelum rumah pak Yoso (beskem), kami harus registrasi/ mendaftar. Rupanya tarif naik merbabu 5rb per orang dan parkir motor 5rb.

Setelah ishoma di beskem, kami bersiap untuk naik. Disini kami ketambahan 1 persunil yaitu Agil, Gsp 20 yang kuliah di Semarang, tapi lagi ada tugas di Kopeng, dan terjerat jarring beracun untuk ikut mendaki Merbabu wkkk...  Jadi tim kami  total 10 orang nih..

Pendakian
Pukul 15.00 kami mulai berjalan  dengan target sebelum magrib sampai di Pos 2.  Sempat berpapasan dengan  pendaki yang turun,  ada juga beberapa yang akan naik. Say hello,  permisi, numpang lewat dan sekedar  bertanya darimana, minta pin bb, boleh aku jadi pacarmu dll (bohong) wkkk..

Baru setengah jam perjalanan, adik-adik mulai merengek kapan sampai dll. Ups.. jadi inget deh dengan tulisan kang Jo disini dengan titleyang mirip7.  Saya dan Imam hanya bisa berkata sebentar lagi.. Si Giga juga ternyata tampak loyo dan berkata keberatan dengan isi ranselnya.  Akhirnya saya ajak dia tukeran, karena saya bawa daypack yang sudah berumur 10 tahun tapi masih handal wkkk.
Sekitar 2,5 jam perjalanan kami sampai di pos 2. Nampak disana terlihat banyak tenda pendaki,  karena memang musim liburan.

Segera bagi tugas, saya dan Imam mendirikan tenda dibantu Amad, Agil, sementara  lainnya mencari kayu bakar, bongkar kompor dll.  Sebelum gelap tenda sudah berdiri, dan kami bersiap utk sholat magrib serta masak.  Tidak masak besar, cuma rebus air, buka maknan ringan.
Jam 10 malam semua sudah pada posisi masing-masing untuk istrhat, setelah sebelumnya bermain pokeran.

Malam itu cuaca cerah, angin juga bertiup pelan, tapi rasa dinginnya luar biasa. Saya yang tidak kebagian di dalam tenda cuma bisa menggigil kedinginan bersama agil dan Imam yang merelakan tendanya dipake oleh yang lain. Karena kita ber 10 tapi cm 2 tenda, jadinya disetting berhadapan dan ditambah flysheet.

Pukul 3 pagi saya sempat bangun, tapi karena masih trlalu pagi, tidur lagi deh...
Pukul 5 kami semua bangun, sholat shubuh, siap2 masak menu sarapan pagi. Ada juga beberapa yang berfoto ria di sebelah barat camping ground.

Oiya, lokasi kami bermalam di dekat sumber air,  dan juga ada pipa air tap sudah dilubangi utk kebutuhan pendaki. Jadi gak repot untuk ambil air dll.

Pukul  7.30 masakan sudah siap, dan kami semua memutuskan makan di dalam tenda. Menu pagi itu adalah nasi, pecel, tempe goreng ( no poison). Beres sarapan, tinggal memutuskan akan lanjut naik atau tidak,  karena kalo dilihat dari raut wajah adik-adik, mereka tampak malas dan nglokro wkwkwkwk… Saya sih oke aja, mau lanjut saya temani, ga lnjut juga ga masalah.

Akhirnya diputuskan lanjut sampai pos 3 / pertemuan jalur Wekas dan Kopeng. Mengingat waktu yang sudah kesiangan, juga bekal yang tidak disiapkan utk summit. Semua barang yang tidak dibawa kami masukkan ke tenda dan dikunci rapat ( utk beberapa gunung, disarankan jangan meninggalkan tenda tanpa penghuni karen ada kejadian kemalingan).
  
Untuk Merbabu saya masih merasa aman, tapi barang berharga tetap dibawa. Jadi kami membawa 1 daypak untuk bekal naik berisi air, snack, mantol, P3K.  Normalnya perjalanan dr Pos 2 ke Pos 3 satu jam lebih sdkit.

Pukul 9 kami mulai meninggalkan Pos 2,  dengan medan mulai menanjak dan beberapa area terdiri dari  batuan besar. Edelweis yg mulai terlihat di atas pos2 belum berbunga.

Sampai di pos 3 sktr pkl 10.20, terlihat ramai pendaki dari arah Kopeng dan juga yang turun dari puncak. Disini kami semua berfoto ria dan menikmati snack yang kami bawa. Tapi ingat, sampah tetap dibawa turun!

Cukup lama, sekitar 1 jam kami di Pos 3, karena emang targetnya sampai sini. Beberapa ada yang naik sedkit sampai pos helipad ( Imam, Amad, Septi, Sunyi, Safrin, Agil). Setelah cukup puas, pkl 11 kami putuskan turun atau kembali ke camp ground.

Perjalanan turun lebih singkat, hanya 30 menit. Bongkar tenda, packing. Ngemil sisa makanan, juga foto bersama dulu sebelum turun.

Pukul  13.00 kami turun meninggalkan  Pos 2 menuju beskem mengingat sorenya kami harus langsung kembali ke Kebumen.  Sampai beskem sekitar pukul 14.40, langsung bersih-bersih, pesan makan siang, juga memindah foto ( Agil membawa laptop).

Pukul 16.00 kami berpamitan kepada pak Yoso dan ibu. Eh pak Yoso apa pak Toso yah? Oh iya pak Yoso, kalau pak Toso itu tukang es dawet wkk… Setelah pamitan kami segera memacu si kuda besi  untuk kembali ke kebumen. Perjalan pulang diwarnai hujan yang  tidak menentu. Kadang hujan kadang terang, hujan lagi terang lagi.

Kami juga memilih jalur yang sama seperti kemarin saat berangkat, mengingat saya ada titipan dari kang Jo untuk ambil barang di rumah Kang Toto (Gsp 9) yang ternyata barang tersebut sudah diantar oleh kang Toto sendiri, slendem sekali, rencana mau ngemie ayam, medan & ngopi di rumah kang Toto jadi gagal total wkkkk...

Pukul 19.00 kami sampai di Kebumen  dan berpisah untuk kembali ke rumah masing-masing.

.

23 November 2016

Camping Ceria PI di Buper Batu Kuda

Yes Outdoor : Salam rimba :) Bagi teman-teman pendaki gunung, khususnya yang tergabung dalam #Pendaki Indonesia #PI Jakarta Raya, boleh merapat nih dalam acara Camping Ceria.

Event tersebut akan digelar di Buper Batu Kuda, di kaki gunung Manglayang, Bandung.

Sebuah lokasi yang cukup nyaman di kawasan Bandung Timur yang berlokasi di kaki gunung Manglayang.

Mungkin ada juga yang baru dengar gunung Manglayang ya? Ah.. gapapa, yang penting kalau ada waktu luang dan situasi - kondisinya memungkinkan, silahkan merapat dalam Camping Ceria Menikmati Tanggal Merah

Berikut infonya :


Assalamualaikum , Selamat pagi
SAVE THE DATE

Cemping Ceria Menikmati Tanggal merah , bersama Pendaki indonesia Jakarta Raya ..

Loc : Batu Kuda Gunung Manglayang , Bandung - Jawa Barat

18 November 2016

Selamat Untuk 5 Tahun KPGBS

Yes Outdoor : Salah satu wadah silaturahmi pendaki gunung Indonesia yang memiliki banyak anggota dan tersebar di berbagai wilayah Indonesia adalah KPGBS.

KPGBS sendiri merupakan kepanjangan dari Komunitas Pendaki Gunung Balad Sukarno. KPGBS memiliki mabes di Tasikmalaya. Tepatnya di Perum Sirnagalih Kencana Blok E No. 42 Indihiang - Tasikmalaya Telp. 0813-2365-5117.

Di usianya yang memasuki Tahun Ke 5 ini, KPGBS akan menyelenggarakan perayaan yang dipusatkan di kawah gunung Galunggung pada tanggal 18 - 20 November 2016.






Dalam acara perayaan HUT KPGBS tersebut rencananya akan memiliki agenda seperti :

- Silaturahmi akbar
- Baksos
- Opsih
- Penebaran benih ikan di kaldera gunung Galunggung
- Pemasangan tempat sampah sepanjang bibir kawah galunggung
- Camping ceria,
- Bazar, dll

Selamat Ulang Tahun KPGBS Indonesia. Semoga Di Usia  Yang Ke 5 Ini Semakin  Besar, Sukses, Erat Dalam Menjalin Silaturahmi Dengan Seluruh Anggota Maupun Sesama Komunitas Dan Pendaki Gunung Di Indonesia

Sayang sekali saya tidak bisa ikut serta dalam avent kali ini. Semoga semua berjalan sukses sesuai dengan rencana.

Amin

11 November 2016

Feel Unforgettable With Larva - Gunung Gede

Yes Outdoor :Adakah yang mau naik ke gunung Gede Desember nanti Jika ada dan kebetulan lagi nyari partner atau tim, ada info menarik nih.

Kebetulan baru dapat press release dari Larva Shop yang di Cakung nih bro.. sist.. untuk pendakian gunung Gede dengan tajuk Feel Unforgettable Moment With Larva Gunung Gede

Ada fasilitas dan juga Grandprise tuh seperti biasanya. Yang pasti bisa bikin kleyengan deh kalau gak ikut event ini wkkk.. cuss

Langsung simak aja isi beritanya yuk :


Jumat mubarokah
november ceria,semoga awal yg lebih baik untuk kita semua aminnn..yukh akh semoga rejekynya lancar trs,langsung chat daftrkn diri biar strong pikniknya\=D/
Yakin Ga Mau Ikut???
Yakin Ga Nyesel
    

Buruan  kuota semakin menipis
OPEN TRIP GUNUNG GEDEBareng Larva Adventure serunya udah pasti

Jangan lupa 9 - 11 Desember 2016 ya.
-via Gunung Putri - turun Cibodas.
IDR 400.000,-/1 orang
Meeting Point: Larva Shop
Jl.Raya bekasi km 23.Lampu merah Tol cakung.jakarta timur

Fasilitas:
• Transportasi ( PP )
• Kaos
• Makan 2x
• Tas pinggang
• GAME
• Stiker
• Buff
• Doorprize
• HTM+Homestay
• Teman Baru + Pacar baru klw jodoh ya aa teteh

                 # GRANDPRIZE
        •Tenda + cookingset
• GUEST STAR
• SANG MARATON  # Williem Tasiam
Lets join us! 1 orang pun bisa gabung 😁
Untuk detail info dan booking:
• TOMMY:0877809147799/D4B179eD                                          • IMRON:082299411449/2A999072
• ZAIN: 082297328701/58BE439D
#salam kopi panas~o) suruput put put
#Terimakasih
#Stop Nyampah Di Gunung
#GUNUNG BUKAN TEMPAT SAMPAH