Gunung Rinjani Masuk UNESCO Global Geopark

Yes Outdoor :Kabar sedap nih dari Rinjani yang kini telah menjadi Global Geopark. Gak cuma gunung Rinjani, ada juga Geopark Ciletuh telah resmi menyandang gelar sebagai UGG.

Pengesahan tersebut disampaikan dalam Executive Board Unesco ke-204, Komisi Programme and External Relations, Kamis (12/4) di Paris, Prancis.

Melihat kemegahan, keindahan dan potensi yang dimiliki gunung Rinjani, memang sudah selayaknya jadi bagian dari UGG.

Lalu apa sisi positifnya setelah gunung Rinjani masuk sebagai UNESCO Global Geopark ( UGG ) ? Dari sisi pariwisata tentunya akan lebih mudah untuk memprosmosikannya pada calon wisatawan potensian di seluruh dunia.


Tapi kita juga punya kewajiban untuk menjaga kelestarian ekosistem dan alam gunung Rinjani ini. Jangan terlena dan lengah lagi sehingga bisa membuat gunung Rinjani menjadi tidak asyik untuk dikunjungi.

Secara khusus mengingatkan kembali pentingnya management sampah yang harus diperbaiki ketika kita mendaki gunung ini. Masih ingat kan kasus sampah menggunung disana?

Nah jangan sampai kejadian tersebut terulang lagi!

Curhat Pendaki Galau Oleh Mahameru

Yes Outdoor : Ciyee.. ada yang curhat nih :) yang lagi ngebet pengin ke Mahameru. Katanya penasaran banget dan ingin membuktikan apa yang banyak dibicarakan orang-orang tentang puncak Mahameru.


Bang, saya pengin banget naik ke puncak. Tapi dari informasi yang ada, semua pendaki dilarang untuk mendaki sampai ke puncak Mahameru!
Lokasi ini bisa jadi spot menarik pengobat resah di Mahameru

Hehe.. emang begitulah informasinya. Lalu tinggal bagaimana menyikapinya?

  • Apakah akan patuh untuk menyatakan cukup mendaki sampai Kali Mati? 
  • Atau ada niatan untuk memaksakan diri mendaki hingga ke puncak Mahameru, yang artinya melanggar Larangan yang ada dengan segara resikonya? 
  • Atau membatalkan pendakian ke Mahameru karena gak mau mendaki hanya sampai di Kali Mati?

Cukupkan sampai disini :)

Penasaran dan galau bener nih si "Budi", sebut aja demikian yang udah merencanakan pendakian ke Mahameru bersama beberapa temannya dari tahun kemarin.

Karena dia meminta masukan, ya mau gak mau kita kasih masukan dong... tanpa menggurui, sekedar membuka fikiran aja ya.. Begini Bud..

Mendaki itu bukan sekedar perkara fisik, tapi juga logika dan management nafsu. Artinya kita mendaki harus menggunakan semua potensi yang ada pada diri kita, dilengkapi dengan segala jenis peralatan, perlengkapan dan management yang baik, termasuk kerjasama tim.

Tentang pelarangan mendaki sampai ke puncak Mahameru itu bukan satu hal baru. Jadi gak heran kalau kita juga bisa milhat postingan foto orang-orang yang mendaki kesana di area puncaknya. Dan itu salah satu penyebab  kegalauan itu tumbuh.

Kalau mau tertib ya cukupkanlah mendaki sampai di Kalimati. Kalau gak tertib dan gak bisa menahan nafsu untuk muncak, mungkin bisa saja melakukan pendakian sampai ke puncak Mahameru dengan berbagai resiko dan konsekuensi yang ditimbulkan. Percayalah aturan itu hadir tentu karena ada alasan dibaliknya. Salah satu yang utama adalah keselamatan para pendaki itu sendiri. Ingat dengan beberapa accidental yang terjadi  di jalur menuju puncak?


Lalu kalau gak mau mendaki hanya sampai Kalimati, tapi juga ingin tertib? Ya sebaiknya urungkan niat untuk ke Mahameru. Tentukan Plan B dan buat perencanaan yang matang.

Saya sendiri pernah mengalami hal semacam itu, juga dengan Semeru yang akhirnya bikin rencana baru dan target baru. Mungkin karena waktu itu cuma berdua jadi gak terlalu susah untuk menentukan target barunya :)

Jadi inget di penghujung tahun 2017 lalu ada beberapa teman yang penasran dengan pendakiannya di Semeru dan juga kecewa alias gak puas dengan pendakiannya tersebut yang  hanya diijinkan sampai di Kalimati.

So, apa kamu mau mengikuti kekecewaan dan penasaran yang sama dengan mereka?

** Mahameru = Semeru

Obrolan Gak Sengaja Dengan Pendaki

Yes Outdoor : Bagi sebagian besar orang yang demen mendaki gunung, saat bepergian ke suatu tempat tak jarang mereka akan menyempatkan diri untuk sebisa mungkin singgah di salah satu gunung yang bisa di daki.

Contohnya saya :) ketika ada tugas luar kota dan kebetulan tak jauh dari sana ada gunung, biasanya akan menyempatkan diri untuk mendaki meski harus "tek tok" alias naik, terus turun, seperti naik gunung Guntur yang biasanya membutuhkan waktu sehari pp. Kalau di Jawa ya seperti ke gunung Merapi, Lawu, Slamet dll.

Seperti halnya belum lama ini kebetulan ketemu sekelompok anak muda yang menghadiri sebuah  acara sohib mereka di sekitar ibukota. Entah kurang info atau memang mereka gak tahu.

Ceritanya setelah menghadiri acara, tiga orang ini berniat untuk mendaki gunung Gede. Gak sengaja juga sih mereka nanya kereta arah Bogor. Sontak aja saya tunjukkan yang kebetulan juga akan menggunakan kereta yang sama.

Tanpa ragu saya tanyakan, "Mau pada kemana ini?" Jawab salah satu dari mereka "Mau naik Gede bang!" Sempat tercengang sebentar. Kemudian obrolan lanjut



Saya : Udah punya simaksi?
Pendaki : Nanti aja langsung disana!

Saya : Oh, untuk gunung Gede Pangrango tidak bisa begitu. Kita harus mengurus simaksi sebelumnya.... bla bla bla
Pendaki : Oh, begitu ya bang? Kok ribet ya?

Saya : Ya itulah aturannya. Biar tertib dan bisa terdata pendaki dan kuota yang ditetapkan mungkin... bla bla bla
Obrolan tetap berlanjut, termasuk tentang jadwal buka tutup pendakian di gunung Gede - Pangrango. Karena memang tidak buka sepanjang tahun dan bebas mendaki disana. Biar singkat, klik Cek jadwalnya ya!



Karena saat status Closed, tidak mungkin mendaki ke gunung Gede - Pangrango di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, akhirnya saya sarankan ke mereka  untuk ganti destinasi gunung sekitar Jawa Barat yang kebetulan ada juga teman yang mau menemani ketiganya mendaki.

Akhirnya jadilah mereka mendaki gunung di Jawa Barat, meski tidak sesuai dengan Plan A mereka, setidaknya hasrat untuk mendaki bisa tersalurkan. Memang terkadang perjalanan tidak selalu sesuai dengan apa yang kita rencanakan. Yang penting kita harus tetap memiliki management perjalanan yang baik.

Haha.. jadi ingat juga dengan khutbah singkat saat pendakian gunung Gede - Pangrango.

Nah berkaca pada pengalaman tersebut, sekali lagi kita harus benar-benar mencari tahu informasi yang akurat terkait dengan status ( buka / tutup ) gunung yang ingin kita daki, apalagi jika itu cukup jauh jaraknya.

Tips Camping Yang Perlu Dicoba

Yes Outdoor : Camping bisa jadi merupakan salah satu aktivitas outdoor yang bisa jadi pilihan untuk kita melepas penat di alam terbuka. Percaya atau tidak, alam bisa mengembalikan kesegaran kita yang drop dengan caranya sendiri.

Disini kita bicara camping ya? Camping, bukan naik gunung. Camping bisa diartikan sebagai kegiatan ngecamp atau bermalam di alam terbuka. Artinya kita melakukan kegiatan special :) di luar rumah.

Dengan demikian tentunya memerlukan suatu persiapan baik alat maupun perlengkapan yang mendukung.

Camping Ceria

Berikut ini peralatan wajibnya :
  • Tenda
  • Jaket Hangat
  • Raincoat
  • Sleeping Bag
  • Peralatan Masak dan Makan Minum
  • Carrier / Tas Ransel 
  • Lampu atau Alat Penerangan Lainnya
Selain itu tentu diperlukan juga ( opsional ) obat-obatan pribadi,  alat komunikasi dan hiburan.

Jika kita telah menyiapkan peralatan dan perlengkapan tersebut, langkah selanjutnya adalah menentukan Lokasi dan Teman untuk kita camping. Bisa saja kita camping sendiri, tapi tentu akan berasa sunyi :)

Sebaiknya kita camping di lokasi yang asyik dan memiliki beragam spot menarik yang bisa dinikmati selama kita disana. Jangan memilih tempat yang terlalu menguras waktu dan tenaga kita.

Sudah sampai segitu? Ah, tentu kita juga harus menentukan Waktu. Kapan kita akan ber-camping ceria hehe.. Duh kangen masaknya nih hehe

Sebaiknya kita juga memiliki agenda kegiatan selama camping. Jangan jadikan camping kita sekedar "pindah tidur". Karena tentu ada banyak hal yang bisa kita lakukan selama kita camping di alam terbuka.

Jangan sekedar makan dan tidur :) Gunakan waktu camping itu untuk kegiatan yang menyenangkan seperti hunting foto, tracking ke sekitar lokasi menikmati panorama dan obyek menarik di lokasi camping seperti sungai, air terjun dll.

Dan jangan lupa nikmati malam dengan api unggun. Selain bisa mengisi waktu sambil menghangatkan badan, kita juga misalnya bisa mengasah skill untuk bikin api. Dengan Fire Starter mungkin? Hehe

Nah itu jika kita sudah terbiasa atau kebetulan ada teman yang memang suka melakukan aktivitas outdoor. Kalau kita tidak terbiasa yang carilah teman yang bisa diandalkan atau ikuti paket yang ditawarkan oleh operatong camping. Kebetulan saat ini cukup banyak ya?


 
 

Kursus Singkat X Navigasi Darat

Yes Outdoor : Jika sebelumnya sudah membaca artikel  Kursus Singkat X Navigasi Darat 2018, dan kebetulan belum bergerak :) kali ini kita ajak teman-teman semua untuk mengikuti pelatihannya. Apalagi jika sebelumnya juga melewatkan kesempatan serupa.


Kursus Singkat X Navigasi Darat ini akan dibuka dan dilaksanakan oleh Perhimpunan Pendaki Gunung Penjelajah Rimba - HIRA.

Kursus Singkat X Navigasi Darat


Pelaksanaan Materi dan Praktek :

Jumat - Minggu
  • 30 Maret - 1 April 2018
Lokasi


  • Kawasan Hutan - Gunung Pegunungan S.M Gunung Sawal Ciamis - Jawa Barat

Biaya Pendaftaran :

  • Rp.200.000 [ Tgl. 1 Februari - 20 Maret 2018 ]
  • Rp.300.000 [ 11 Maret - 35 maret 2018 ]

Fasilitas :


  • Sertifikat
  • Peta Berwarna dan Photo Copy
  • Protractor + Romer Geografi dan Utm
  • Aplikasi GPS Premium
  • Tanda Pengenal
  • Sticker Kegiatan
  • Transportasi

INFO :
Official : 085222035055
Deni : 082380841984
Dery : 082399155447
Bang Harun : 081320508650
.

Yuk Ikut Kursus Singkat X 2018 NAVIGASI DARAT

Yes Outdoor : Satu lagi kesempatan emas datang buat kita yang ingin belajar Navigasi Darat karena dalam waktu dekat ini akan dibuka kursus navigasi darat.

Seperti kita ketahui, navigasi darat merupakan salah satu ilmu penting yang wajib dimiliki untuk semua yang aktif berkegiatan di alam terbuka.Salah satu yang akan dibahas dalam kursus navigasi tersebut adalah Peta Topografi.

Kursus Singkat Navigasi Darat

Peta Topografi pada awalnya dibuat untuk kebutuhan militer sehingga  dirahasiakan untuk umum. Seiring perkembangan jaman dan tingginya kebutuhan publik dari berbagai profesi dan hobby terhadap peta tersebut maka peta ini disesuaikan untuk kepentingan publik.

Peta Topografi menggambarkan unsur-unsur alam dan buatan manusia yang berada di atas permukaan bumi dengan proyeksi tertentu menurut skalanya.

Peta topografi tingkat akurasinya dapat dipertanggung jawabkan secara visual-matematis karena dibuat dari beberapa disiplin ilmu, diantaranya :
  1. Geodesi 
  2. Fotogrametri
  3. Geografi
  4. Kartografi
  5. Grafika
  6. Toponomi dan lainnya.
Peta Topografi

Peta Topografi menyediakan data yang diperlukan tentang sudut kemiringan medan, elevasi, DAS, vegetasi, pola urbanisasi, dan ciri khas permukaan bumi dalam batas skala tertentu.

Peta Topografi memetakan tempat-tempat di permukaan bumi yang berketinggian sama dari permukaan laut, menjadi garis-garis yang beraturan satu dengan lainnya.

Garis-garis ketinggian tersebut dinamakan "counturs atau kontur". Kontur ini selain menggambarkan ketinggian garis-garis di permukaan bumi juga menggambarkan bentuk medan di lapangan.

Minimal ada 3 jenis peta topografi yang pernah dicetak di Indonesia, sebagian masih digunakan oleh beberapa kalangan/profesi, yaitu :
1. Peta Topografi AMS, buatan U.S AMS
2. Peta Topografi buatan Jantop TNI AD
3. Peta Topografi buatan Bakosurtanal, biasa dsebut PETA RBI


Kursus Singkat X 2018 NAVIGASI DARAT
  • Map Reading
  • Navigasi Menggunakan Appl. GPS Android
  • Tipe I dan III dalam Pergerakan Navigasi

Waktu Pelaksanaan : 30 Maret - 1 April 2018
Lokasi : Kawasan Hutan-Gunung Pegunungan SM. Sawal - Ciamis Jabar

#Ppgpr_HIRA
#RainForest

#bang_Harun
#09022018

Jelajah Alam Galunggung Bersama Bayawak Darat

Yes Outdoor : Gunung Galunggung merupakan salah satu spot yang cukup banyak dikenal keindahan dan sejarah masa lalu. Saat ini yang menjadi tujuan utama obyek wisatanya adalah Kawah Gunung Galunggung dan juga pemandian air panas.

Tidak banyak orang yang mengetahui keindahan diseputar area gunung Galunggung tersebut. Padahal sangat disayangkan kalau tidak dinikmati. Salah satu penyebab kurangnya pengunjung ke area tersebut adalah minimnya informasi.


Daerah diseputar gunnug Galunggung dikenal sebagai daerah dengan alam yang masih terjaga, banyak spot menarik dan keindahan yang tersaji. Gak usah membicarakan bagaimana bisa sampai ke puncaknya gunung Galunggung dulu :)

Hmm.. puncak gunung Galunggung, biasa dikenal dengan BC ( Beuti Canar ) adalah spot lain yang sanagt jarang orang mengunjunginya. Memiliki medan yang bisa membuat orang menikmati perjalanan dan pengalaman baru mendaki sebuah puncak gunung.


Wisata Kawah Gunung Galunggung

Jika penasaran, ada tuh yang siang untuk membawa ke area-area disekitar gunung Galunggung. Yap.. bisa dikatakan sebagai guide lokal. Penasaran ingin mengetahui seperti apa sih alam sekitar gunung Galunggung?


Jangan ragu untuk menyapa tim Bayawak Dart. Ada kang Ncho dkk disana yang selalu siap setiap saat mengantar. Tapi baiknya bikin janji sebelumnya.. bisa japri-japri dulu.

Bayawak Darat
Kang Ncho : +62 823-1962-3355

 

Kangen Ngetrip dan Masaknya Nih

Yes Outdoor : Musim hujan dan banjir begini kadang memang membuat angan kita tinggi melayang. Tinggi terbang ke awang-awang. Seperti pagi ini kembali menerawang beberapa kisah pendakian di musim hujan.

Tentunya yang anget-anget dan bikin kenyang wkk.. Bukan makannya doang ya.. tapi prosesnya. Yups.. semua butuh proses kan? Itulah yang terbayang dan sering terbayang betapa asyiknya itu.. gak juga lupa dengan aromanya.



Yups.. aromanya.. apalagi kalau aroma nasi liwet atau bubur. Itu bikin makin kangen ingin.. naik gunung.. masak itu tadi. Apa camping aja ya? Hm... ke area Curug  Kembar sepertinya boleh juga ya?

Weekend? Camcer.. menikmati suara alam dan udara sejur :) hmm..